Categories
Tempat Wisata

Tempat-tempat Hiburan Mau Dibuka Juli

image artikel wisata Indonesia bali - Tempat-tempat Hiburan Mau Dibuka Juli

Tempat-tempat Hiburan Mau Dibuka Juli

Tempat-tempat Hiburan Mau Dibuka Juli ,Pemerintah akan menyiapkan fase normal baru atau new normal bagi masyarakat yang beraktivitas di saat pandemi virus Corona (COVID-19). Skema itu disiapkan agar ekonomi dan pelaku usaha bisa kembali bangkit di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satria menyebutkan ada 5 fase pembukaan sarana dan prasarana didalam sektor usaha. Untuk saat ini telah masuk pada tahap fase ketiga, di mana sektor transportasi, industri kreatif, hingga pasar sudah mulai dibuka.

“Ini kami lakukan sesuai instruksi dari rapat di Kemenko Perekonomian kita bikin 5 fase. Tadinya fase I itu pasca-Lebaran tapi kemudian diusahakan sebelum Lebaran. Saat ini sudah sampai fase III karena tanggalnya sudah lewat. Jadi kita susun berdasarkan tingkat risiko sektornya,” kata Eddy dalam webinar OK OCE Indonesia ‘Adaptasi UMKM dalam Hadapi New Normal’, Jumat (19/6/2020)

Dalam wawancaranya dijelaskan bahwa fase IV yang akan mulai berlaku Juli sebagian sektor secara bertahap akan dibuka kembali. contohnya sektor pendidikan offline, hingga pariwisata non alam direncanakan akan dibuka per 6 Juni.

Kebijakan tersebut menjadi momentum awal pembelajaran secara langsung, hingga menaiknya kebutuhan hiburan dan pariwisata. “Namun tadi saya lihat Sea World sudah mau akan dibuka. Tapi itu yang kita siapkan,” ungkapnya

Eddy menyebutkan ada 5 fase pembukaan sarana dan prasarana dalam sektor usaha. Untuk sektor jasa hiburan rencananya akan sdegera dibuka pada 20-27 Juli yaitu pada fase 5.

Jasa hiburan tersebut salah satunya seperti sektor event pernikahan atau wedding organizer (WO). Jika bisnis di sektor tersebut sudah dibuka, maka menggelar resepsi pernikahan sudah diizinkan.

Tetapi pengaktifan ini dengan catatan harus disesuaikan dengan kondisi saat ini di daerah masing-masing. pelaku usaha yang sudah diizinkan beroperasi diminta untuk menjaga kebersihan tempat usaha

“Ini momentum event wedding, meningkatnya kebutuhan hiburan dan pariwisata,” jelas Eddy dalam paparannya di webinar OK OCE Indonesia ‘Adaptasi UMKM dalam Hadapi New Normal’, Jumat (19/6/2020).

Seperti yang diketahui, Pada saat ini pemerintah memang masih melarang adanya menggelar resepsi pernikahan. Acara pernikahan hanya boleh dihadiri oleh sedikit orang saja dan diminta menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *