Categories
Uncategorized

Oase Jelang Puncak Tertinggi Jawa

Oase Jelang Puncak Tertinggi Jawa

Oase Jelang Puncak Tertinggi Jawa – Salah satu suguhan menarik di sepanjang rute menuju puncak Gunung Semeru atau yang dikenal dengan nama Puncak Mahameru adalah Ranu Kumbolo berada di ketinggian 2.400 mdpl, atau hanya 1.700 meter menuju Puncak Mahameru.

Ranu Kumbolo adaolah area berkemah yang menjadi favorit para pendaki. Ranu Kumbolo adalah danau di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ukuran permukaannya lumayan luas, mencapai sekitar 15 hektare.

Ranu Kumbolo menjadi salah satu tempat favorit para pendaki Gunung Semeru selain Oro-Oro Ombo, dan juga ikon Gunung Semeru.

Hampir tidak ada yang membahas pendaki yang tidak dikenal namanya. Agus Wahjudi Utomo, salah satu pendaki asal Mojokerto, menyampaikan, kebanyakan para pendaki memilih mendirikan tenda di Ranu Kumbolo karena keindahannya.

”Di sini kita bisa beristirahat lelah sembari menikmati keindahan alam Semeru. Ranu Kumbolo ibarat meminta puncak, ”ucap Agus.

Anggota DPRD Kota Mojokerto ini menambahkan, di saat malam, keindahan Ranu Kumbolo terlihat dari sajian deretan bintang kala langit cerah

Dan kompilasi dibuka pagi, terbit terbitnya matahari dipastikan menjadi teman para pendaki saat menikmati kopi atau dapat menikmati melepas penat pasca naik.

”Dan yang pasti, inilah salah satu tampilan favorit untuk berfoto ria,” tambahnya.

Hal itu yang menjadi alasan mengapa sekian banyak danau di sekitar Gunung Semeru, Ranu Kumbolo tetap menjadi favorit utama para pendaki.

Di sekitaran Gunung Semeru juga terdapat beberapa danau. Seperti Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Darungan, dan Ranu Kuning.

Selain keindahannya, jalur ke puncak via Ranu Kumbolo juga dianggap sebagai rute tergampang menuju Puncak Semeru.

Jalur ini hanya melalui grade pendakian yang tergolong ringan sampai sedang, dan tidak terlalu ekstrem. Bahkan, jalur ini juga dianggap masih memungkinkan untuk dilalui para pendaki pemula.

”Tanjakan di jalur dari Ranu Pani menuju Pos 1, hanya ditemui di rute awal saja. Selanjutnya treknya cukup landau,” jelasnya.

Sepanjang rute juga cukup teduh karena rindangnya pepohonan. Rute dengan grade yang sama juga bisa ditemui dalam perjalanan dari Pos1 menuju ke Pos 2.

Tetapi, dengan jarak yang agak cukup dekat. Pun demikian dengan rute menuju pos berikutnya hingga Pos 4. Untuk mencapai Ranu Kumbolo, diperlukan waktu yang agak cukup lama. Sebelumnya para pendaki harus menyewa jeep dari Tumpang menuju Desa Ranu Pani.

Dari desa yang terkenal dengan Danau Ranu Pani itu, para pendaki butuh waktu sekitar 4 jam perjalanan menuju Ranu Kumbolo. ”Lamanya waktu tempuh ini membutuhkan kecepatan dan kemampuan fisik para pendaki,” terang Agus.