Kategori
Regional

Keuangan 5 Zodiak Ini Diprediksi Agak Bermasalah pada November 2020

Keuangan 5 Zodiak Ini Diprediksi Agak Bermasalah pada November 2020

Keuangan 5 Zodiak Ini Diprediksi Agak Bermasalah pada November 2020 – Pengaturan keuangan menjadi hal yang sangat krusial, walaupun bukanlah hal yang paling utama. Terlebih di masa pandemik seperti saat ini. Orang-orang dituntut untuk lebih waspada dan hati-hati dalam pengelolaan keuangannya.

Nah sayangnya ada lima zodiak yang pada November 2020 ini terprediksi keuangannya agak bermasalah. Walaupun begitu, tetap ini hanyalah sebuah prediksi, tetap yang paling menentukan adalah d’iri kamu sendiri. Terpenting selalu waspada dan hati-hati ya. Mungkin sebaiknya mulai tahan d’iri untuk pengeluaran yang tidak begitu penting.

1. Cancer

Melansirkan dari http://162.241.119.31/.Sesungguhnya, aliran pemasukanmu cukup baik pada bulan November 2020 ini. Sayangnya, adanya kesalahpahaman terhadap rekan bisnis, teman, atau pasangan yang membuat pengeluaranmu juga semakin bertambah.

Kamu juga perlu memperbaiki sikapmu yang terlalu royal pada orang-orang terdekat. Apabila sebelumnya ada teman yang meminjam uangmu, jangan lupa untuk menagih uang tersebut kembali! Rasa gak enak malah membuat keuanganmu terhambat, lho!

2. Aries

Bulan November 2020 bukan bulan yang menjanjikan untuk keuanganmu, Aries. Aspek planet memberi pengaruh negatif pada rumah keuanganmu, sehingga kamu sulit untuk menumbuhkan finansialmu.

Yuk, coba rombak kembali perencanaan keuanganmu! Potong biaya-biaya yang sekiranya tak terlalu penting. Kamu juga meyarankan  untuk menghindari investasi spekulatif demi menghindari kerugian bulan ini.

3. Capricorn

Keuangan Capricorn akan cukup bergejolak bulan ini. Planet Mars melukai rumah keuanganmu. Aspek ini mungkin membuatmu kesulitan untuk mendapat keuntungan finansial, meski telah bekerja cukup keras.

Kamu juga harus siap menghadapi banyak tantangan dalam menuju kesuksesan finansial. Tidak apa mengalami sedikit cekcok dengan teman atau keluarga karena masalah keuangan. Pada akhirnya nanti, mereka akan menghormati keputusan finansialmu kok!

4. Aquarius

Aquarius harus banyak-banyak berhemat pada bulan November 2020 ini. Kamu rentan mengalami krisis finansial karena kesalahanmu dalam mengelola uang pada masa lalu. Akibatnya, kamu terpaksa memakai dana daruratmu bulan ini.

Pada tengah krisis, kamu mungkin tergoda untuk mengembangkan uang lewat spekulasi keuangan. Namun, aspek planet menyarankanmu untuk menghindarinya dahulu. Lebih baik, gunakan dana daruratmu untuk membiayai kehidupanmu sehari-hari.

5. Libra

Keuanganmu bulan ini akan banyak tersalurkan untuk kesehatan. Kamu atau orang pada sekitarmu mungkin perlu pengobatan, sehingga kamu perlu merogoh lebih banyak uang untuk kesembuhan. Masalah ini membuatmu perlu mengatur ulang keuanganmu.

Kamu perlu berhemat maksimal pada bulan November 2020 ini. Selain itu, kamu juga bisa menambah sumber pemasukanmu dengan melakukan pekerjaan sampingan. Pastikan pemasukanmu sebanding dengan pengeluaranmu bulan ini.

Nah itu lima zodiak yang memprediksi pada November 2020 keuangannya agak bermasalah. Apabila ada zodiak kamu sana, coba mulai instropeksi dan perbaiki pengaturan finansial kamu ya.

Kategori
Regional

Angka Sembuh Terus Bertambah, Positif Corona Aktif Tersisa 2.229 Kasus

Angka Sembuh Terus Bertambah, Positif Corona Aktif Tersisa 2.229 Kasus

Angka Sembuh Terus Bertambah, Positif Corona Aktif Tersisa 2.229 Kasus – Jumlah kasus virus corona atau COVID-19 aktif pada Kaltim terus berkurang. Secara kuantitas saat ini merupakan yang terendah sejak 24 September 2020. Hingga kini, jumlah positif aktif terlaporkan tersisa 2.229 kasus saja. Ini merupakan angka terendah sejak September 2020.

“Makanya kami terus imbau masyarakat bersama-sama taat dengan protokol kesehatan (prokes),” ujar Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim seperti  dari rilis Pemprov Kaltim pada Selasa (3/11/2020) petang.

1. Akumulasi positif COVID-19 pada Kaltim kini mencapai 14.497 kasus

Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim melaporkan tambahan 152 kasus terkonfirmasi positif hingga pukul 12.00 Wita tadi. Penambahan terdiri dari Berau 1 kasus, Kutai Kartanegara 50 kasus, Kutai Timur 10 kasus, Paser 3 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 27 kasus, Bontang 12 kasus, dan Samarinda 48 kasus.

Dengan penambahan tersebut, akumulasi kasus positif COVID-19 pada Kaltim kini mencapai 14.497 atau 389,2 kasus per 100 ribu penduduk. Dengan tingkat kesembuhan saat ini mencapai 81,2 persen dan kematian 3,4 persen. Tingkat kesembuhan kembali menunjukkan peningkatan dari sehari sebelumnya 80,2 persen. Tak lepas dari jumlah 275 kasus terlaporkan sembuh pada Selasa ini, 123 lebih banyak dari kasus terkonfirmasi positif.

“Dengan penambahan pasien sembuh terlaporkan dari Berau 2 kasus, Kutai Barat 2 kasus, Kutai Kartanegara 72 kasus, Kutai Timur 11 kasus, Paser 7 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, Balikpapan 30 kasus, Bontang 16 kasus, dan Samarinda 132 kasus,” tuturnya.

2. Jumlah kasus aktif pada Kaltim mencatatkan angka terendah sejak 24 September 2020

Hingga saat ini total kasus COVID-19 sembuh hingga saat ini sudah sebanyak 11.775 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia juga terlaporkan bertambah 4 orang. Berasal dari Kutai Timur 1 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 1 kasus, dan Samarinda 1 kasus.

Membuat total kematian positif COVID-19 pada Kaltim mencapai 493 orang. Meski terus bertambah, secara persentase tingkat kematian pada Kaltim juga terus menurun. Dari 4 persen pada awal Oktober 2020, kini 3,4 persen. Per 3 November 2020 ini, jumlah kasus aktif pada Kaltim juga mencatatkan angka terendah sejak 24 September 2020.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .“Pada saat itu kasus aktif pada Kaltim sebanyak 2.148 dari 7.459 kasus atau 28,79 persen, saat ini 2.229 dari 14.497 atau 15,37 persen,” urainya.

3. Tetap d’isiplin dengan protokol kesehatan

Ia menambahkan, penting bagi warga untuk saling menjaga. Utamanya dengan d’isiplin menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan.

“Mari jaga d’iri dan jaga sesama,” pungkasnya.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3M: gunakan Masker, Menghindari kerumunan atau jaga jarak fisik, dan rajin Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini terlakukan dengan d’isiplin, berharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3M, akan melindungi d’iri sendiri dan orang pada sekitar kita.

Kategori
Regional

10 Tahun Erupsi Merapi, Mereka yang Mengungsi Tak Bisa Pulang ke Rumah

10 Tahun Erupsi Merapi, Mereka yang Mengungsi Tak Bisa Pulang ke Rumah

10 Tahun Erupsi Merapi, Mereka yang Mengungsi Tak Bisa Pulang ke Rumah – 10 tahun yang lalu, tepatnya hari Selasa, 26 Oktober 2010, Gunung Merapi mengalami erupsi dahsyat. Akibatnya sebanyak 367 orang meninggal dunia, 277 orang terluka dan 410.388 orang terpaksa mengungsi. Meski sudah satu dasawarsa berlalu, namun ingatan warga yang saat itu tinggal pada lereng Merapi masih kuat.

Anwar Shidqi, warga asal Srondokan, Wukirsari hingga saat ini terpaksa tetap tinggal pada Hunian Tetap (Huntap) Dongkelsari. Laki-laki berusia 44 tahun ini, masih ingat d’irinya bersama warga dusun lainnya terpaksa mengungsi dan tidak pernah kembali ke rumah. Selama setahun lamanya harus tinggal pada hunian sementara (huntara).

“Warga menetap pada Huntara selama kurang lebih 1 tahun. Setelah itu harus pindah mengungsi lagi karena hunian sementara membongkar untuk pembangunan huntap. Setelah itu 2013 Huntap sudah jadi dan warga masuk tinggal pada huntap,” ungkapnya pada Jumat (30/10/2020).

1. 3.612 KK harus terelokasi ke hunian tetap

Warga pun harus rela meninggalkan tempat tinggalnya dan pindah ke huntap yang telah tersediakan pemerintah. Tercatat sebanyak 3.612 KK dari 9 dusun harus pindah ke tempat yang lebih aman.

Bagi Anwar tidak ada pilihan lain selain harus pindah ke huntap, walaupun sejumlah keterbatasan terrasakan warga.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .”Lambat laun karena lama tinggal  sini ya menikmati juga. Karena ya mau tidak mau kita harus tetap bisa menikmati hidup  sini, walaupun dengan segala keterbatasannya. Untuk aktivitas keseharian warga tetap seperti dulu. Kalau petani ya bertami. Kalau saya sendiri sore dan malam jualan kebetulan bikin kolam,” katanya.

2. Mengaku memiliki keterbatasan lahan

Warga Huntap Dongkelsari, Windarwati mengaku rumahnya habis tertimbun saat erupsi Gunung Merapi 2010 lalu. Untuk itu bersama keluarganya, mau tidak mau harus meninggalkan rumahnya.

Hidup pada huntap sendiri bukanlah tanpa kendala. Ada sejumlah permasalahan dan aktivitas berbeda yang melakukan warga. Salah satunya adalah warga tak bisa lagi mengadakan kegiatan besar.

“Sebenarnya kalau dulu pada tempat lama tempatnya juga luas. Antara tempat satu dengan tetangga yang lain juga cukup jauh. Sekarang rumah cukup dekat, berhimpitan. Untuk melakukan kegiatan seperti dulu, hajatan besar-besaran tidak bisa. Sekarang ini terhalang dengan situasi rumah yang sempit,” tutur perempuan berusia 57 tahun ini.

3. Setiap hari harus tempuh jarak 6 km untuk mencari rumput

Senada dengan Windarwati, seorang warga pada Huntap Pagerjurang, Raymon mengaku sempat menolak pindah dengan alasan jarak huntap dengan Merapi masih cukup dekat, yakni 9 km. Selain itu, posisi huntap tidak terlalu jauh dengan Sungai Opak yang berhulu pada Gunung Merapi.

“Pada awal ada juga isu tanah yang kami tinggali mau menjadikan hutan lindung. Sempat jadi miss (salah paham) dengan pemerintah. Mediasi yang kami lakukan ternyata (tanah kami) menjadikan hutan rakyat dan tetap menjadi hutan milik. Ya akhirnya mau tidak mau ke huntap, kami mengungsi tidak pernah kembali ke rumah,” jelasnya.

Meski sudah tinggal pada huntap, Raymon mengaku setiap hari masih mencari mencari rumput bagi ternaknya yang terletakkan pada kandang komunal huntap. Setiap hari ia harus memacu sepeda motor sejauh 6 km untuk bisa mendapatkan rumput pada sekitar rumahnya dulu.

Menurutnya, aktivitas ini cukup berbeda saat masih tinggal pada rumah lama. Sebelum pindah ke huntap, ia tidak perlu mengeluarkan uang bensin untuk mencari rumput. Saat ini setiap harinya yang harus merogoh uang Rp10 ribu untuk jatah membeli bensin.

“Tanah lama kita hanya tertanami tanaman tahunan, maksimal untuk rerumputan. Tidak mungkin menggarap tanah lama karena jarak jauh. Akses lumayan parah karena gunakan (lalu lalang) tambang,” katanya.

Meski awalnya menolak tinggal pada huntap, saat ini Raymon mengaku tidak ingin kembali ke tanah lamanya, ancaman Gunung Merapi masih membuatnya khawatir.

Kategori
Regional

Gubernur Gorontalo Jajal Trek Offroad Kebun Karet PTPN 7 Lampung

Gubernur Gorontalo Jajal Trek Offroad Kebun Karet PTPN 7 Lampung

Gubernur Gorontalo Jajal Trek Offroad Kebun Karet PTPN 7 Lampung – Gubernur Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung akhir pekan ini. Selama ada terdekat  Lampung, Rusli menghadiri berbagai macam kegiatan.

“Sebelumnya kami terterima Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan berkesempatan mengunjungi beberapa objek wisata yang ada pada Provinsi Lampung. Kami juga berkesempatan hadir pada event offroad yang gelar ke perkebunan karet PTPN 7,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/11/2020).

1. Tantangan berkendara mobil 4WD pada alam bebas

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Idah Syahidah, istrinya yang juga anggota DPR RI menjajal trek berlumpur pada kebun karet PTPN VII Unit Kedaton, Sabtu (31/10/2020). Mereka menikmati tantangan berkendara mobil 4WD pada alam bebas.

Meski tidak ikut menjajal jalur ekstrem, mereka meramaikan even JK Merah Putih Community (JKMPC) Gorontalo yang terikuti puluhan penggemar mobil Jimny. Menyusuri aliran sungai dan rawa yang ada pada kebun karet menjadi etape yang paling menantang bagi para peserta.

Turut berpartisipasi dalam ekshibisi ini antara lain, Bakri (Ketua JKMPC), Yan Naue (Pembina JKMPC), Rifli Katili (Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo), Wahyudin Katili (Kadis Kominfo Provinsi Gorontalo), dan beberapa lainnya. Sedangkan dari Lampung hadir salah satu pembina komunitas Jimny Saply TH, yang juga Bupati Kabupaten Mesuji, Lampung.

2. Trek offroad jadi pengalaman tak terlupakan

Pada lokasi even offroad, gubernur Provinsi Gorontalo dan rombongan tersambut Manajer PTPN VII Unit Kedaton Rusman. Dalam ramah tamah singkat, Rusman menyampaikan selamat datang kepada Gubernur Rusli Habibie dan rombongan pada kebun karet PTPN VII Unit Kedaton. Selain menginformasikan keberadaan kabun karet ini, Rusman juga mengapresiasi kepada panitia off road yang menggandeng gubernur untuk ikut hadir. Terlansirkan dari http://162.241.119.31/

Pada sela kegiatan, gubernur dan rombongan menyempatkan mengadakan bakti sosial berbagi sebagian rezeki kepada warga yang sangat membutuhkan pada sekitar lokasi. . Kegiatan lainnya penyerahan cendera mata dari Rusli mewakili ketua JKMPC kepada Bupati Mesuji Saply TH. Manajer PTPN VII Unit Kedaton Rusman juga menyerahkan cendera mata kepada gubernur Gorontalo.

“Kami berterima kasih kepada PTPN VII yang telah menyambut dengan hangat. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang tak akan terlupakan bagi para offroader dengan spot sungai dan lumpur pada bawah sejuknya pohon karet,” kata Rusli.

3. Ajak offroader Lampung ke Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menerangkan, relasi antar pemerintah provinsi tidak harus menjalin hanya hubungan formal birokrasi semata, tapi dapat melalui kegiatan lain seperti offroad. Ketika ada undangan untuk mengikuti even kerja sama antar provinsi melalui penggemar offroad, pihaknya menyambut dengan antusias.

“Kegiatan ini merupakan agenda touring JKMPC goes to Palembang-Lampung 28 Oktober–1 November 2020. Ini sangat penting kegiatan yang terinisiasi komunitas tertentu. Silaturahmi tidak harus melalui jalur formal, tetapi bisa dengan kegiatan olah raga hobi seperti ini,” kata ia.

Rusli menyatakan, pihaknya mengundang offroader Provinsi Lampung dan kabupaten untuk mengunjungi Gorontalo mencoba spot yang ada.

Kategori
Regional

Lama Belum Memiliki Keturunan? Teknik Bayi Tabung Bisa Jadi Solusi

Lama Belum Memiliki Keturunan? Teknik Bayi Tabung Bisa Jadi Solusi

Lama Belum Memiliki Keturunan? Teknik Bayi Tabung Bisa Jadi Solusi – Ketidaksuburan bisa menjadi pemicu ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Menurut keterangan dr Anom Suardika dari Klinik Bayi Tabung Graha Tunjung Sanglah, kondisi ini bisa tersebabkan karena infertilitas, yakni kondisi yang mana pasangan yang melakukan hubungan seksual secara harmonis selama setahun tanpa perlindungan kontrasepsi, tidak berhasil mewujudkan kehamilan.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .“Kalau kita lihat dari 200 juta penduduk kita (Indonesia). Sekitar, tergantung umur ya, 15 sampai 30 persen mengkatakan angka infertilitas terjadi pada pasangan subur,” jelasnya melalui channel Youtube Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Sanglah, pada Kamis (15/10/2020).

Klinik Bayi Tabung Graha Tunjung Sanglah yang telah berdiri sejak tahun 2001 ini adalah pionir dari tujuh klinik bayi tabung yang ada pada Indonesia.

1. Akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap pasangan

Anom mengungkapkan bahwa setelah melakukan evaluasi terhadap pasangan yang memeriksakan d’iri, maka tim dokter akan menentukan masalahnya. Apabila masalahnya sederhana, misalnya sperma dalam kondisi baik namun pada jadwal pertemuan sperma dan sel telur tidak dalam masa subur, atau masalah tidak adanya ovulasi pada masa subur, ini memerlukan bantuan yang sederhana dengan melakukan induksi ovulasi. Kemudian terbuatkan jadwal berhubungan dengan waktu yang tepat.

“Setelah kami tahu baik masalah pada pria, maupun masalah pada wanita. Nah, setelah itu baru kami akan cocokkan dengan program yang akan kami tawarkan untuk membantu kehamilan ini,” jelasnya.

Jika pada seorang wanita kondisi saluran telurnya baik dan ada gangguan ovulasi atau masa subur sedikit, tetapi jika pada pihak pria memiliki masalah gangguan sperma ringan, akan menawarkan  inseminasi.

2. Ada beberapa penyebab ketidakhamilan

Anom menjelaskan terkait penyebab ketidakhamilan, maka ada dua pihak yang harus terevaluasi yakni laki-laki atau perempuan.

Pada pihak laki-laki, hal utama yang terlihat adalah hasil spermanya. Jika ada masalah, nantinya akan tertangani oleh Tim Andrologi. Apabila masalah tersebut memerlukan operasi, maka akan terbantu oleh Tim Bedah Urologi.

Sementara itu penyebab ketidaksuburan pada wanita, sesungguhnya ada tiga prinsip yakni faktor kandungan, saluran telur, dan otak.

“Kalau kita lihat angka memang, penyebab pihak pria dulunya 35 persen tapi dengan kondisi zaman sekarang semakin tinggi 40 persen penyebab ketidaksuburan adalah pria,” jelasnya.

“Nah, kalau wanita penyebabnya sekarang adalah sekitar 50 persen. Nah ada memang penyebab yang namanya announ infertile. Setelah kami lihat pria wanita ya secara kedokteran kami tidak menemukan masalah. Tapi ternyata setelah lama menikah, happy life hamil ia,”

3. Ada beberapa syarat untuk mengikuti program bayi tabung

Anom menjelaskan beberapa pihak yang memungkinkan untuk mengikuti program kehamilan dengan menggunakan bayi tabung pada antaranya:

  • Sperma laki-laki tidak mencukupi (sedikit) dan saluran telur pihak perempuan buntu
  • Ada penyakit-penyakit kronis yang tidak memungkinkan hamil alami maupun dengan inseminasi. Misalnya endometrosis, sindrom dan Poly Cystic Ovarian Syndrome (PCOS)
  • Pasangan announcement infertile
  • Pasangan yang berumur

“Karena kita juga warga Indonesia, jadi syaratnya satu suami istri yang sah, oleh karena itu nanti meminta harus menunjukkan akta ya. Nah, kemudian kami harapkan umur ke bawah 40 (tahun). Kalau memang tidak, ya kita d’iskusikan asal kita siap tentunya,” ungkapnya.

Terkait biaya, untuk inseminasi, kisaran harganya ke bawah Rp10 juta, bayi tabung kisaran Rp43 juta. Angka keberhasilan pada klinik ini, menurut Anom, sama rata dengan pada Indonesia yakni antara 30 sampai 40 persen.

Kategori
Uncategorized

AWK Dikeplak Warga Bali yang Demo, Turah Hanya Ingin Raba Kepala Raja

AWK Dikeplak Warga Bali yang Demo, Turah: Hanya Ingin Raba Kepala Raja

AWK Dikeplak Warga Bali yang Demo, Turah: Hanya Ingin Raba Kepala Raja – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Arya Wedakarna (AWK) terkeplak oleh warga yang emosi saat berlangsungnya demo pada Kantor DPD RI Bali, Jalan Cok Tresna Renon Denpasar pada Rabu (28/10/2020). Kejadian tersebut terekam dalam video singkat dan terunggah melalui akun instagram @aryawedakarna dengan caption “AWK  teraniaya oleh pendemo pada Kantor DPD RI Bali”.

1. Massa kecewa dengan pernyataan AWK terkait Pura Dalem Ped

Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/home .Dalam posting-an tersebut, tertuliskan bahwa Arya Wedakarna sejak pukul 12.00 Wita telah siap menerima warga pada kantornya, tepatnya pada Ruang Rapat Pancasila. Namun sekitar 30 orang yang mengatasnamakan Shandi Murti memilih berorasi  keluar pagar. Mereka kemudian mempersilahkan masuk ke Kantor DPD RI untuk berdialog dengan Komite I Bidang Hukum AWK. Namun d’ialog yang tertawarkan AWK tertolak.

Sebelumnya, sempat viral video AWK yang menyinggung soal Pura Dalem Ped yang terletak pada Nusa Penida. Ia menyebutkan bahwa Bhatara pada dalam pura tersebut bukanlah dewa.

“Kami ke sini sangat kecewa kepada Wedakarna atas statement yang tersampaikan kemarin dalam videonya. Melecehkan Ratu Gede Mecaling, masyarakat Nusa Penida sangat marah dan kami sangat kecewa dengan pernyataan Wedakarna tersebut. Tolong Wedakarna segera datang ke Nusa (Penida) meminta maaf sama masyarakat Nusa Penida. Itu poinnya,” ujar Nengah Jana dari Nusa Penida.

2. AWK turun ke halaman dan justru terkeplak warga

Melihat massa tetap berorasi, menghina dan menghujat, AWK turun ke halaman dan mempersilahkan pendemo masuk ke kantornya. Saat menemui peserta demo itulah, AWK tiba-tiba terkeplak, mendapatkan pukulan yang terduga melakukan oleh dua orang pendemo. Saat kejadian tersebut, ada juga aparat kepolisian dan petugas keamanan yang berjaga. AWK melaporkan kejadian tersebut ke Polda Bali dan melakukan visum terkait penganiayaan.

Terkonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Syamsi belum memberikan jawaban.

3. Pihak Sandi Murti mengklarifikasi bahwa tidak ada pemukulan

Sementara itu Panglima Bima Puskor, Dewa Made Sudewa mengaku menurunkan beberapa orangnya untuk mendukung apapun pergerakan terkait hal ini. Ia pun mengaku ikut tersinggung atas pernyataan AWK.

“Apapun yang melakukan Ajik Ngurah (sesepuh Sandi Murti I Gusti Ngurah Harta) kami Puskor akan saling dukung. Itu yang kami lakukan. Kami tetap kompak menjaga taksu Bali karena kami sudah terlecehkan sebagai orang Bali. Siapa yang nggak tersinggung, semua akan tersinggung yang jadi orang Bali,” jelas Dewa Made Sudewa.

Sesepuh Sandi Murti, I Gusti Ngurah Harta (Turah) menjelaskan bahwa kedatangan orang-orangnya ke kantor AWK merupakan undangan dari AWK sendiri yang ingin mengajak untuk berdialog.

“Kita memang tidak kasih anak-anak d’ialog. Kami ke sana hanya ingin demo dan orasi supaya mendengarkan unek-unek masyarakat Bali. Sebab masyarakat Bali sangat tersinggung sekali dengan pelecehan-pelecehan simbol-simbol yang mempuja oleh masyarakat Bali,” ungkap Turah.

Pihak Sandi Murti sendiri mengaku enggan berdialog karena datang memang bukan untuk kompromi. Atas adanya pemukulan tersebut, terakui Turah karena masyarakat terpancing oleh sikap AWK yang mengepalkan tangan ke arah warga.

“Tidak ada pemukulan. Ndak ada. Teman-teman bercita-cita ingin meraba kepalanya raja gitu lho. Itu aja. Biar pernah meraba kepalanya Raja, cuman terpegang gitu aja. Dan terpegang pakai sandal, karena cita-cita teman-teman begitu, nggak ada yang mukul” jelasnya.

Kategori
Regional

Mengenal Tokoh-tokoh di Balik Sumpah Pemuda, Ada Kakek Dian Sastro!

Mengenal Tokoh-tokoh di Balik Sumpah Pemuda, Ada Kakek Dian Sastro!

Mengenal Tokoh-tokoh di Balik Sumpah Pemuda, Ada Kakek Dian Sastro! – Hari ini atau 92 tahun yang lalu menjadi momen bersejarah penting bagi kebangkitan pemuda pada tanah air, atau yang lebih kenal Sumpah Pemuda. Hari Sumpah Pemuda memperingati pasca-pelaksanaan Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928.

Kongres tersebut adalah gerakan pemuda Indonesia yang melahirkan buah-buah keputusan yang memuat ikrar terwujudnya cita-cita berdirinya Indonesia. Penting bagi generasi muda mengenal tokoh-tokoh Sumpah Pemuda, agar memberikan inspirasi dan membangkitkan semangat kepemudaan sekarang ini.

Siapa saja tokoh-tokoh yang terlibat dalam lahirnya Sumpah Pemuda?

1. Soegondo Djojopoespito

Soegondo adalah sosok pemuda yang memimpin Kongres Pemuda II serta menghasilkan Sumpah Pemuda.

Atas jasanya, pria kelahiran Tuban, Jawa Timur, ini mendapat penghargaan dengan terabadikan namanya pada Gedung Pertemuan Pemuda sebagi Wisma Soegondo Djojopoespito Cibubur oleh pihak Kemenpora pada 12 Juli 2012.

2. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin merupakan salah satu pencetus Kongres Pemuda II, ia terposisikan menjadi sekretaris.

Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/home .Pria kelahiran Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat ini juga merupakan salah satu perintis puisi modern Indonesia dan pelopor Sumpah Pemuda.

3. Soenario Sastrowardoyo

Soenario Sastrowardoyo adalah penasihat Kongres Pemuda II. Pria kelahiran Madiun, Jawa Timur tersebut merupakan kakek dari selebritas kondang tanah air, D’ian Sastrowardoyo.

Meskipun semasa hidupnya, dan ia aktif menjadi pengacara dan menjadi aktivis yang banyak berurusan dengan para politisi Hindia Belanda.

Dalam Kongres Pemuda II, ia menjadi pembicara dengan makalah “Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia”.

4. Wage Rudolf Soepratman

Dan nama WR Soepratman mungkin lebih mengenal  dengan lagu ciptaannya Indonesia Raya, namun ternyata ia juga aktif dalam Kongres Pemuda II.

Pada momen sejarah pergerakan pemuda ini, ia memperdengarkan lagu Indonesia Raya dengan memainkan biola. Jadi  penggunaan biola terlakukan karena Kongres Pemuda II kala itu terjaga polisi Hindia Belanda.

5. Sie Kong Liong

Sie Kong Liong adalah sosok berdarah Tionghoa yang berada pada balik Sumpah Pemuda. Pemondokan miliknya ia relakan menjadi tempat berkumpul dan menyelenggarakan Kongres Sumpah Pemuda II.

Kini pemondokan tersebut menjadi Museum Sumpah Pemuda. Dan karena  pemondokan tersebut menjadikan museum oleh Pemda DKI Jakarta dan   masa pemerintahan Gubernur Ali Sadikin, setelah terpugar dan meresmikan pada 3 April hingga 20 Mei 1973.

Kategori
Regional

Sejarah Hari Listrik Nasional, Merebut Jawatan dari Tangan Jepang

Sejarah Hari Listrik Nasional, Merebut Jawatan dari Tangan Jepang

Sejarah Hari Listrik Nasional, Merebut Jawatan dari Tangan Jepang – Hari ini, Selasa (27/10/2020), Indonesia memperingati Hari Listrik Nasional ke-75 tahun. Bagaimana 27 Oktober bisa menjadi tanggal penting sebagai penanda hari listrik bagi Indonesia?

Tanggal ini terpilih karena sebuah aturan penetapan pemerintah pascakemerdekaan Republik Indonesia. Penetapan Pemerintah No 1 tanggal 27 Oktober 1945 mengatur tentang pembentukan Jawatan Listrik dan Gas pertama RI.

Semula, perusahaan listrik dan gas itu terkuasai penjajah Jepang. Setelah terrebut oleh para pemuda dan buruh listrik, perusahaan-perusahaan tersebut kemudian menyerahkan  kepada pemerintah.

Tanggal 27 Oktober kemudian memperingati sebagai Hari Listrik Nasional yang tidak hanya milik PLN, namun milik seluruh pemangku kelistrikan dan seluruh masyarakat Indonesia.

1. Listrik pada Indonesia awalnya terkuasai  olehJepang

Mengutip situs resmi Kementerian ESDM, sejarah kelistrikan Indonesia sebenarnya telah termulai pada akhir abad ke-19. Pada saat itu, beberapa perusahaan Belanda–antara lain pabrik gula dan pabrik teh–mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri. Kelistrikan untuk umum mulai ada pada saat perusahaan swasta Belanda yaitu N V Nign, yang semula bergerak pada bidang gas, memperluas usahanya pada bidang penyediaan listrik untuk umum.

Terlansir dari http://162.241.119.31/ .Pada 1927, pemerintah Belanda membentuk s’Lands Waterkracht Bedriven (LWB), yaitu perusahaan listrik negara yang mengelola sejumlah pembangkit listrik tenaga air (PLTA). PLTA yang mengkelola yakni PLTA Plengan, PLTA Lamajan, PLTA Bengkok Dago, PLTA Ubrug dan Kracak pada Jawa Barat, PLTA Giringan pada Madiun, PLTA Tes pada Bengkulu, PLTA Tonsea lama di Sulawesi Utara dan PLTU pada Jakarta. Selain itu pada beberapa Kotapraja, terbentuk perusahaan-perusahaan listrik Kotapraja.

Setelah Belanda menyerah kepada Jepang dalam Perang Dunia II, maka Indonesia terkuasai Jepang. Perusahaan listrik dan gas juga terambil alih oleh Jepang, dan semua personel dalam perusahaan listrik tersebut terambil alih oleh orang-orang Jepang.

2. Pada 17 Agustus 1945 pemuda buruh listrik dan gas mengambil alih perusahaan listrik dan gas yang terkuasai Jepang

Dengan jatuhnya Jepang ke tangan sekutu, dan proklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, pemuda buruh listrik dan gas memanfaatkan untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang terkuasai Jepang.

Setelah berhasil merebut perusahaan listrik dan gas dari tangan Jepang, pada September 1945, suatu delegasi dari buruh atau pegawai listrik dan gas menghadap pimpinan KNI Pusat yang pada waktu itu ketuai oleh M Kasman Singodimedjo untuk melaporkan hasil perjuangan mereka.

Selanjutnya, delegasi bersama-sama dengan pimpinan KNI Pusat menghadap Presiden Soekarno, untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan listrik dan gas kepada pemerintah Republik Indonesia. Penyerahan tersebut terterima oleh Presiden Soekarno, dan kemudian dengan Penetapan Pemerintah No 1 tahun 1945 27 Oktober 1945. Membentuklah Jawatan Listrik dan Gas pada bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga.

Kategori
Regional

DPR Usul Warga Miskin dapat Prioritas Vaksin COVID-19 dan Gratis

DPR Usul Warga Miskin dapat Prioritas Vaksin COVID-19 dan Gratis

DPR Usul Warga Miskin dapat Prioritas Vaksin COVID-19 dan Gratis – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen mengusulkan skema pemberian vaksin COVID-19, untuk warga miskin dan kurang mampu, agar sebaiknya mendapat prioritas dan gratis.

Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/ “Sedangkan, bagi warga kelas menengah dan kaya, bisa diatur sesuai dengan mekanisme yang tepat. Ini prinsip keadilan dan sama rata, bahwa setiap warga mendapat hak dan kewajiban sesuai proporsi masing-masing,” kata Nabil

1. DPR mendorong pemerintah untuk mempercepat penemuan vaksin virus corona

Pemerintah, kata Nabil, sangat serius untuk menyiapkan dan mengembangkan vaksin virus corona dengan skema kerja sama dan penelitian berkelanjutan. Jadi tidak hanya sekadar membeli, tapi juga transfer pengetahuan. Karena itu, kata dia, pemerintah menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membidangi farmasi, sekaligus tim risetnya untuk membantu kepentingan ini.

“Namun, kita kan berkejaran dengan waktu, jadi harus cepat,” ujarnya.

2. DPR sepakat batal membeli Vaksin AstraZeneca

Terkait batalnya membeli Vaksin AstraZeneca, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama itu mengatakan hal itu soal negosiasi. Apa yang menguntungkan bagi Indonesia akan terpilih. Sementara, yang merugikan akan dihindari.

“Jika pihak penyedia vaksin tidak bertanggung jawab jika ada kesalahan, maka memang harus negosiasi ulang atau beralih ke perusahaan lain,” kata Nabil.

3. Keamanan dan standar vaksin virus corona harus jadi perhatian utama pemerintah

Keamanan dan standar vaksin COVID-19, kata Nabil, adalah tanggung jawab perusahaan penyedia. Termasuk, garansi dari pemerintah setempat, karena melibatkan kesepakatan bilateral. Selain itu, harus ada mekanisme yang jelas, terkait prosedur keamanan dan kesehatan vaksin yang tidak mungkin memproduksi massal jika masih membahayakan.

“Jadi, memang pemerintah sedang mengejar dan mengamankan vaksin untuk jutaan warga Indonesia. Ini kan ratusan negara sedang memburu vaksin, sementara produsen tidak banyak, hanya dari beberapa negara yang punya teknologinya,” ujar ia.

4. Pemerintah sebut vaksinasi COVID-19 akan molor

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, rencana vaksinasi COVID-19 yang tadinya akan memulai sekitar minggu kedua November 2020 bisa saja berjalan molor.

Menurut ia, kemungkinan mundurnya jadwal vaksinasi bukan karena tidak adanya pasokan vaksin, melainkan karena membutuhkan waktu bagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk bisa mengeluarkan emergency use authorization.

“Tadi presiden telepon saya, tadinya rencana minggu kedua November, karena barangnya (vaksinnya) sudah dapat. Tapi bisa saja tidak kecapaian (kesampaian) minggu kedua November, bukan karena barangnya. Barangnya sudah siap, tetapi adalah emergency use authorization itu belum bisa terkeluarkan BPOM karena ada aturan-aturan atau step-step yang harus patuhi,” kata Luhut, terkutip dari ANTARA.

Luhut mengatakan Presiden Jokowi tidak mau mengambil risiko dan memilih untuk mengikuti aturan yang ada. “Beliau mengatakan keamanan nomor satu. Saya kira pemerintah sangat menghormati aturan tadi,” imbuhnya.

Kategori
Regional

Setahun Nadiem Menjabat, Ikatan Guru Sebut Dunia Pendidikan Hambar

Setahun Nadiem Menjabat, Ikatan Guru Sebut Dunia Pendidikan Hambar

Setahun Nadiem Menjabat, Ikatan Guru Sebut Dunia Pendidikan Hambar – Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim memberi kritik dan masukan terhadap Nadiem Anwar Makarim yang genap satu tahun menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 23 Oktober 2020. Ramli menyoroti beberapa kebijakan Nadiem yang menilai kurang greget.

Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/ .“Setahun ini hambar dunia pendidikan,” kata Ramli ketika menghubungi  pada Kamis (22/10/2020), menggambarkan dunia pendidikan pada Indonesia ke bawah komando Nadiem Makarim setahun terakhir.

Ramli bahkan menyebutkan Presiden Joko “Jokowi” Widodo perlu untuk mengevaluasi kinerja satu-satunya menteri millennialsnya tersebut.

1. Ramli apresiasi gagasan Nadiem mengenai Merdeka Belajar

Ramli mengakui banyak gagasan baru yang metelurkan Nadiem dalam satu tahun masa jabatannya sebagai Mendikbud. Hal ini menganggap Ramli hal positif salam evaluasi kinerja Nadiem. “Kemudian ada fleksibilitas pada lapangan, ini karena turunan Merdeka Belajar maka ada fleksibilitas kemudian,” ujar Ramli.

Meski gagasan besar mengenai Merdeka Belajar sebenarnya merupakan gagasan baru dan positif dari Nadiem tapi, menurut Ramli, implementasinya masih sangat buruk pada lapangan.

“Konsepnya, jargon yang mengangkat itu positif tetapi implementasi kelanjutan dari jargon itu, perubahan pada bawah itu yang tidak kelihatan. Dan itu hampir 100 persen tidak kelihatan,” sambung ia.

2. Terlalu banyak program Merdeka Belajar yang mengkeluarkan dalam jarak waktu terlalu singkat

Menurut Ramli, terjadi penumpukan jargon dan konsep dalam peluncuran Merdeka Belajar selama satu tahun terakhir. Seperti ketahui, Nadiem meluncurkan lima episode Merdeka Belajar dalam satu tahun masa jabatannya.

“Implementasi tidak ada. Ini bisa membangun ketidakpercayaan terhadap jargon-jargon baru ke depan,” ujar Ramli. Menurutnya, akan lebih baik jika episode Merdeka Belajar mengkeluarkan perlahan dengan implementasi yang akan pastikan baik, sebelum episode berikutnya terluncurkan.

3. Nadiem lambat tangani isu pendidikan pada masa pandemik

Ia pun mengatakan Nadiem terbilang lamban dalam mengantisipasi perubahan pada dunia pendidikan terutama pada masa pandemik COVID-19. “Jadi slogan mengerti masa depan itu tidak tercermin,” ujar Ramli.

Ramli menilai hampir semua kebijakan-kebijakan yang membuat Nadiem terlambat terkeluarkan. Salah satu contoh yang sebut Ramli adalah subsidi kuota internet yang menilai sangat terlambat melakukan oleh Kemendikbud.

Ramli juga menyayangkan tidak tegasnya aturan pengenai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akhirnya membuat siswa stres bahkan ada yang bunuh d’iri.

4. Kritik IGI soal kebijakan Nadiem untuk guru

Kebijakan Mendikbud untuk para guru juga tentu tidak lepas dari sorotan IGI. Ramli menyayangkan dalam satu tahun pertama masa jabatan Nadiem, tidak ada pengangkatan guru yang melakukan oleh Kemendikbud.

“Gak ada solusi dari Nadiem soal guru honorer-guru honorer. Tidak ada solusi,” ujar Ramli. Ia juga merasa tidak ada solusi dari Mendikbud terkait dengan kualitas guru.

Pada episode pertama Merdeka Belajar, Nadiem menyulap rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru yang semula berpuluh-puluh halaman, menjadi satu halaman saja. Itu pun menurut Ramli tidak berjalan dengan terlalu mulus pada lapangan.

“Itu yang banyak terjadi kelucuan Karena gini, acuannya kan satu halaman. Jadi banyak guru-guru yang mengubah font nya dari 12 atau 14 jadi 8 atau 7 supaya tetap satu halaman,” ungkap Ramli. “Karena tidak ada acuan jelas satu halaman itu apa isinya,” lanjut ia.