Kategori
Recreation Camps

Camping Iringi Pariwisata di Danau Toba 

Pengembangan Glamorous Camping Iringi Pembangunan Pariwisata di Danau Toba

Camping Iringi Pariwisata di Danau Toba – Danau Toba masuk dalam 10 destinasi prioritas dan 5 destinasi super prioritas di Indonesia. Danau vulkanik terbesar di dunia ini meliputi tujuh kabupaten di Sumatera Utara.

Glamorous Camping atau Glamping segera dikembangkan di destinasi wisata prioritas Danau Toba, Sumatra Utara (Sumut), seiring percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di wilayah itu.

Dalam pertemuan antara Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan Menteri Koordinator (Kemenko) Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di The Kaldera Toba Samosir pada Kamis siang, Menpar Arief Yahya menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan infrastruktur serta penyediaan utilitas dasar di kawasan ini.

Menpar berpesan, masyarakat harus turut serta membangun rencana memajukan wisata daerah

Menpar Arief Yahya juga menyampaikan hal serupa kepada warga Desa Wisata Jangga Dolok, Toba Samosir. Selain meninjau revitalisasi rumah adat Batak dengan arsitektur nusantara yang unik. Menpar Arief Yahya juga berpesan agar masyarakat turut serta Daftar S128 membangun rencana memajukan wisata desa.

Masyarakat merespons aktif program pemerintah memajukan wisata di Danau Toba

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan komitmen serupa. “Wilayah ini punya potensi wisata yang besar, sehingga nantinya kita bisa buka lapangan kerja sebanyak mungkin,” jelas Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Antusiasme juga terlihat dari respons aktif masyarakat di kawasan Danau Toba terkait program pemerintah memajukan wisata daerah ini. Misalnya saja saat Menpar Arief Yahya berkunjung ke Desa Lumban Bulbul Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatra Utara.

Wisatawan Kembali Berkunjung ke Danau Toba Setelah Pandemi

Pemerintah berencana menambah fasilitas berupa terminal dan penambahan panjang runway Bandara Sibisa

Sementara itu, dari segi aksesibilitas, pemerintah mulai melirik pembangunan fasilitas tambahan seperti terminal dan penambahan panjang runway Bandara Udara Sibisa di sekitar 4 kilometer dari The Kaldera.

Pada kunjungan ini, Menpar Arief Yahya juga menyampaikan kabar baik terkait upaya pemerintah menjadikan Danau Toba sebagai salah satu UNESCO Global Geopark (UGG).

“Danau Toba kini (secara de facto) sudah masuk sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Perjuangan yang tidak mudah karena pernah dua kali gagal. Pencapaian ini menegaskan kalau Danau Toba punya atraksi kelas dunia,” ujar Menpar Arief Yahya.