Kategori
Rekreasi

Antisipasi Liburan Taman Rekreasi Selecta Tambah Satgas Jaga

Antisipasi Liburan Taman Rekreasi Selecta Tambah Satgas Jaga

Antisipasi Liburan Taman Rekreasi Selecta Tambah Satgas Jaga – Menjelang akhir tahun, sejumlah destinasi wisata di Kota Batu mulai bersiap. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun merupakan salah satu peak season kunjungan wisatawan ke Kota Batu. Untuk itu, salah satu destinasi wisata legendaris di Kota Batu yakni Taman Rekreasi Selecta semakin memperketat protokol COVID-19.

f9722ed4 little japanese jatim park 3 - Antisipasi Liburan Taman Rekreasi Selecta Tambah Satgas Jaga

Prediksi tak akan sampai membludak

Direktur Taman Rekreasi Selecta, memprediksi jika libur akhir tahun ini tak akan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain masih dalam masa pandemik COVID-19, pemerintah juga memangkas cuti bersama akhir tahun selama tiga hari. Hal ini agaknya akan memengaruhi jumlah wisatawan yang akan datang ke Kota Batu. Kami kira tidak akan sampai membludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetapi kami memprediksi tetap akan ada peningkatan kunjungan wisatawan karena ini akhir tahun.

Siapkan penambahan satgas jaga

Meskipun demikian, Sujud menambahkan bahwa pihaknya akan tetap menambah Satgas COVID-19 yang bertugas di Taman Rekreasi Selecta. Penambahan mencapai dua kali lipat dari jumlah satgas yang ada saat ini yakni 10 orang. Mereka nantinya akan di sebar mulai dari loket masuk, hotel, hingga sebagian lainnya akan bergerak mobile ke seluruh area wisata. Satgas tersebut akan mengawasi setiap pengunjung yang datang agar tetap mematuhi protokol COVID-19.

Jumlah kunjungan mulai meningkat

Melansir dari http://coloradofarmers.org/  secara umum, jumlah wisatawan yang datang ke Selecta perlahan meningkat. Meski jika dibandingkan dengan saat sebelum pandemik melanda, persentasenya cukup jauh. Tetapi paling tidak, jumlah kunjungan tersebut masih bisa menutupi biaya operasional. Pada awal pandemik lalu, Taman Rekreasi Selecta sempat tak beroperasi selama empat bulan dan baru mulai beroperasi Agustus. Rata-rata kunjungan ke Selecta pe rbulan memang masih naik turun.

Siapkan perayaan khusus untuk malam pergantian tahun

Untuk bisa mendongkrak kunjungan, Selecta juga sudah menyiapkan rencana acara untuk malam pergantian tahun. Acara tersebut semacam pesta rakyat di tempat terbuka dengan menghadirkan bintang tamu pelawak kondang Cak Precil cs. Agenda itu memang sengaja di rencanakan oleh Selecta untuk bisa memecah kerumunan masyarakat dan tidak menumpuk di Alun-alun Kota Batu saja.

Kategori
Regional

KPK Geledah Tiga Kantor Pemkot Batu, Catatan Transaksi Keuangan Disita

KPK Geledah Tiga Kantor Pemkot Batu, Catatan Transaksi Keuangan disita

KPK Geledah Tiga Kantor Pemkot Batu, Catatan Transaksi Keuangan Disita – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah sejumlah lokasi ke Kota Batu, Jawa Timur pada Kamis (7/1/2021). Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan penggeledahan ini terkait kasus gratifikasi pada Pemerintah Kota (Pemkot) Batu selama 2011-2017.

Melansirkan dari http://utowndc.com/ .”Yakni pada D’inas Komunikasi dan Informasi Kota Batu, D’inas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu dan D’inas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Batu,” ungkap Plt Jubir KPK Ali Fikri saat mengkonfirmasi awak media, Jumat (8/1/2021)

1. Dokumen perizinan usaha juga tersita

Ali mengatakan, dari tiga lokasi tersebut, pihaknya mengamankan berbagai dokumen. Selanjutnya, dokumen yang amankan itu akan analisa sebelum tersita KPK. “Pada antaranya dokumen perizinan usaha dan catatan transaksi keuangan yang terkait dengan perkara ini,” ucapnya.

2. KPK sebelumnya sita dokumen terkait perizinan tempat wisata

KPK pada Rabu, 6 Januari 2021 menggeledah kantor D’inas PUPR, Kantor D’inas Pendidikan dan Kantor D’inas Pariwisata Kota Batu, Jawa Timur. Dalam penggeledahan itu, sejumlah dokumen turut tersita.

“Penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen terkait kegiatan proyek-proyek pekerjaan dan juga dokumen peririzinan-perizinan tempat wisata, pada D’inas Pariwisata kota Batu kurun waktu tahun 2011-2017,” ungkap Ali saat terkonfirmasi, Kamis (7/1/2021).

Tim penyidik KPK pada Selasa, 5 Januari 2021 sudah memeriksa dua saksi terkait kasus tersebut. Penyidikan kasus ini merupakan pengembangan dari perkara eks Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

“Moh. Zaini, swasta atau pemilik PT Gunadharma Anugerah dalami pengetahuannya terkait dugaan pemberian sejumlah uang kepada pihak yang terkait perkara ini, agar bisa mendapatkan proyek pekerjaan pada Pemkot Batu,” ucap Ali.

KPK juga memeriksa mantan asisten rumah tangga (ART) Eddy Rumpoko yang bernama Kristiawan. Eddy Rumpoko terketahui pernah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

“Kristiawan mendalami pengetahuannya terkait dugaan sebagai perantara penerimaan atas perintah dari pihak yang terkait perkara ini, untuk menerima sejumlah uang dari para Kontraktor dan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) pada Pemkot Batu,” ujar Ali.

3. Eddy Rumpoko terjaring OTT KPK pada 2017 lalu

Eddy Rumpoko sebelumnya terjaring OTT KPK pada September 2017. Ia menerima suap berupa mobil merek Toyota New Alphard senilai Rp1,6 milyar dari pengusaha Filiphus Djap.

Suap itu terima terkait proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair pada Pemkot Batu. Akibatnya, Eddy harus menerima vonis 3 tahun penjara dengan denda Rp300 juta subsidair 3 bulan kurungan penjara.