Kategori
Regional

Legalkan Judi Togel-Kasino Tak Wakili Partai

Legalkan Judi Togel-Kasino Tak Wakili Partai

Legalkan Judi Togel-Kasino Tak Wakili Partai – Gerindra menegaskan usulan Arief Poyuono melegalkan judi togel dan kasino tidak mewakili partai. Gerindra mengatakan, Poyuono tidak memiliki alas hukum yang mengatas namakan partai.

“Pernyataan Pak Arief Poyuono soal legalisasli judi jelas tidak mewakili dan bahkan tidak ada kaitan sama sekali dengan Gerindra. Kami sudah berulangkali menegaskan bahwa dia tidak memiliki alas hukum mengatas

namakan Gerindra,” ujar Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman dalam pernyataannya kepada wartawan, Jumat.

Habiburokhman mengatakan, Poyuono saat mengusulkan untuk melegalkan judi togel dan kasino mewakili Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, bukannya Waketum Gerindra. Poyuono sendiri juga tengah disidang Majelis Kehormatan Gerindra karena ucapan soal ‘isu PKI dimainkan kadrun’.

“Dia sendiri juga mengatakan bahwa tidak mengatas namakan Gerindra, melainkan sebagai Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, akun twitter yang dia gunakan pun namanya @BUMNBersatu. Soal status Pak Arief Poyuono di Partai Gerindra, saat ini persidangan di Majelis Kehormatan sudah memasuki tahap-tahap akhir untuk sebuah putusan yang final,” katanya.

“Kami tidak bisa membocorkan substansi jalannya persidangan, namun secara umum dapat dikatakan bahwa Pak Arief Poyuono tinggal ‘menghitung hari’ saja,” imbuhnya.

Usul pelegalan judi kasino hingga togel itu disampaikan Poyuono lewat akun Twitter pribadinya. Poyuono mengusulkan ide ini karena menurutnya pelegalan judi togel dan kasino bisa membangkitkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

“Banyak penelitian internasional tentang hubungannya antara kasino, penyelenggaraan judi di negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Amerika, di mana ajalah gitu ya, itu ternyata memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi di negara tersebut, juga banyak membuka lapangan kerja, mendapatkan pajak,” kata Poyuono, Kamis.

Legalkan kasino

Menurut Poyuono, Indonesia bisa membuka kasino di kota-kota besar. “Atas dasar itu saya punya pemikiran, kenapa Indonesia nggak buka aja, legalkan kasino misalnya, misalnya di Bali, di kota-kota besar lah ya, di Medan, di Jakarta,” ucap Poyuono.

Poyuono menilai pembukaan tempat judi seperti kasino bisa memberikan dampak ekonomi seperti pajak. Sektor pariwisata pun, katanya, bisa terdampak dengan pelegalan kasino.

“Kan pajaknya bisa masuk ke negara daripada sekarang banyak judi online yang ilegal, terus banyak togel yang ilegal, nggak bayar pajak ke negara. Kan sama aja. Terus banyak juga orang Indonesia yang pergi ke luar negeri untuk main kasino. Kan sayang. Kenapa nggak kita buka sendiri aja kan,” ucap Poyuono.

“Dengan kita buka sendiri akan membuka lapangan kerja banyak. Yang kedua pajak negara makin besar. Efek ekonomi dari judi itu akan merambat ke sektor-sektor tourism.

Artinya akan banyak restoran dibuka di sekitar situ, hotel laku, taksi laku, kaki lima laku, efeknya sangat besar. Kan tidak semua orang bisa masuk ke kasino kayak di Malaysia. Tentunya dengan modal yang gede baru bisa masuk,” dia menambahkan.

Kategori
Regional

Indonesia sepakat melawan covid 19 dengan negara asean

Sepakat melawan covid 19

Indonesia sepakat melawan covid 19 dengan negara asean – Indonesia dan seluruh negara ASEAN sepakat untuk memperkuat kerja sama untuk menangani Covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Joko Widodo menghadiri KTT ASEAN virtual melalui konferensi video.

Indonesia sepakat melawan covid 19 dengan negara asean

Indonesia dan Singapura memiliki kerja sama yang erat di berbagai bidang termasuk di saat pandemi COVID-19. Singapura baik melalui pemerintahan ataupun swasta telah membantu Indonesia dalam langkah-langkahnya mencegah penyebaran virus corona.

“Terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Yayasan Temasek Singapura dalam menanggulangi pandemi COVID-19. kata duta besar indonesia

Yayasan Temasek Singapura menyerahkan 3 juta masker untuk Kepulauan Riau, TNI dan Polri. Juga bantuan yang telah disalurkan seperti 40.000 test kit berbasis RT PCR ke Jakarta, Bali, dan Batam.

Kerjasama memenuhi kebutuhan medical

Selain penyerahan surgical masker tersebut, Singapura melalui Yayasan Temasek juga telah melakukan kerja sama lainnya, diantaranya pengadaan untuk kebutuhan dukungan non-medis Singapura untuk pembangunan sarana karantina, seperti 25 ribu set dipan dan kasur, pembelian reusable mask dan lain-lain.

Retno menambahkan, Indonesia dan negara anggota ASEAN juga sepakat untuk memberi perlindungan kepada warga negara anggota. Sebab, isu ini penting bagi ASEAN dalam masa pandemi covid-19.

Kata Retno, negara ASEAN juga memperkuat komunikasi publik dengan memerangi stigmatisasi dan juga diskriminasi bagi mereka yang terinfeksi virus corona.

Retno pun mengatakan, seluruh anggota ASEAN juga berkomitmen untuk mengambil tindakan kolektif dan kebijakan yang terkoordinasi untuk memitigasi dampak ekonomi dan sosial.

Para kepala anggota ASEAN meminta agar para menteri ekonomi di ASEAN dapat mengimplementasikan hasil pertemuan yang diselenggarakan pada 10 Maret.

Dubes Ngurah Swajaya mengharapkan pemenuhan kebutuhan alat kesehatan bisa ditanggulangi melalui kerja sama yang memanfaatkan potensi masing-masing negara.

KBRI Singapura juga menawarkan pengadaan kebutuhan (non-medical essential) yang diperlukan Singapura serta menjajaki kerja sama memproduksi medical supply di Indonesia.

Diharapkan akan ada kontribusi dalam penanggulangan COVID-19, tetapi juga untuk mendorong perekonomian sesuai dengan kesepakatan para pemimpin negara ASEAN dan G-20 oleh Presiden Joko Widodo.

Para menteri ekonomi ASEAN juga diminta menindaklanjuti persiapan program ekonomi di saat pandemi berakhir. Untuk saat ini Retno mengatakan dalam konteks dampak sosial ekonomi para pemimpin ASEAN memberikan perhatian terhadap UMKM dan kelompok rentan lainnya.

Indonesia bersama APEC melawan covid 19

Penguatan fasilitasi perdagangan dan penurunan hambatan non-tarif dapat berkontribusi langsung pada sektor swasta, khususnya UMKM dalam menghadapi pandemic. Upaya ini dipandang mempercepat pemulihan ekonomi di kawasan, mengingat 40%-60% komposisi produk domestik bruto anggota APEC berasal dari UMKM.

Turut hadir dalam memperkuat delegasi adalah Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Direktur Perdagangan, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual Kemlu, Direktur Afrika Kemlu, Direktur Perundingan APEC dan OI Lainnya Kemendag, dan Asisten Deputi VII Kemenko Perekonomian, serta perwakilan dari Direktorat Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kemlu, dan Biro Hukum, Organisasi, dan Kerja sama BNPB.

Kategori
Regional

Kerjasama Internasional di Regional dan Sekitarnya

Kerjasama Internasional di Regional dan Sekitarnya

1442816533 september  - Kerjasama Internasional di Regional dan Sekitarnya

Kerjasama Internasional di Regional dan Sekitarnya – Lokasi geografis Indonesia yang berada di ASEAN dan di antara dua samudera memiliki arti ekonomis dan geostrategis yang penting. Kebijakan luar negeri Indonesia saat ini yang diterapkan pada proyek-proyek prioritas seperti poros maritim, peran aktif dalam berbagai forum regional dan internasional.

Serta budaya nasional gotong-royong dan pluralitas adalah modal yang penting untuk pembangunan yang adil dan damai di kawasan maupun sekitarnya.

Dengan menjadi salah satu negara kesejahteraan terbesar di dunia, Indonesia menjadi rujukan bagi banyak negara di kawasan maupun sekitarnya. Di tingkat regional, perkembangan ini juga menjadi pengingat penting bahwa Masyarakat Sosial Budaya ASEAN juga harus diperhatikan sebagaimana Masyarakat Ekonomi ASEAN.

khususnya karena pembangunan di bawah dua pilar tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. FES bersama dengan para mitranya memiliki perhatian besar terhadap hal ini dengan mendukung debat-debat terkait caring and sharing society (masyarakat saling peduli dan berbagi).

Salah satu proyek kebijakan luar negeri prioritas pemerintahan Jokowi adalah poros maritim, yang mencakup mendorong perekonomian dan keterhubungan maritim Indonesia dengan meningkatkan infrastruktur pelabuhan, industri perkapalan, serta pariwisata maritim; memperkuat pertahanan maritim Indonesia – baik untuk menjaga kedaulatan dan kekayaan laut Indonesia, serta untuk memenuhi perannya dalam menjaga keselamatan navigasi dan keamanan maritime; dan membangkitkan kembali budaya maritim Indonesia yang dilandaskan pada kesadaran atas geografi kepulauan, identitas, maupun mata pencaharian masyarakat Indonesia. FES bersama dengan para mitranya mendorong pertukaran ide mengenai dampak poros maritim ini di tingkat nasional, regional dan internasional.

Indonesia adalah perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan ASEAN. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan 260 juta penduduk, negara ini menjadi negara terbesar keempat di dunia, negara berpenduduk terbanyak di kawasan, serta menjadi faktor penting bagi mobilitas tenaga kerja regional. Kondisi dan motivasi yang mendorong migrasi tenaga kerja telah memunculkan perhatian lebih serius dan membutuhkan koordinasi antar-negara yang lebih baik. Untuk itu, FES mendukung pertukaran lintas-negara mengenai dampak dan tantangan migrasi regional melalui penelitian dan seminar.

Dengan 560 kelompok etnis dan berbagai agama serta kepercayaan yang hidup di Indonesia, toleransi atas kebhinekaan yang tercermin dalam ideologi Pancasila menjadi landasan dari harmoni sosial di Indonesia serta sarana untuk menumbuhkan dan melestarikan pluralitas. FES juga dengan senang hati mendukung para mitranya untuk mempromosikan pluralitas agama, etnis dan filosofis di Indonesia maupun wilayah sekitarnya.